TUGAS
KELOMPOK
MODEL PEMBELAJARAN TUTORIAL

DI SUSUN OLEH:
v AGUNG
NUGROHO (17010101009)
v IRMAYANTI (17010101010)
v NOR AISYAH (1790101115)
v ERNAWATI(17010101091)
FAKULTAS
TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
ISTITUT
AGAMA ISLAM NEGRI (IAIN)
KENDARI
2017
KATA
PENGANTAR
بسم الله الرحمن الرحيم
Assalamualaikum Wr. Wb.
Puji
syukur kita panjatkan kehadirat Allah S.W.T, atas segala kemampuan rahmat dan
hidayah-nya sehingga penulis dapat menyelasaikan Tugas Makalah yang berjudul
“ MODEL PEMBELAJARAN TUTORIAL “ pada mata KULIAH MEDIA
PEMBELAJARAN. Dengan mengucap puji
syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya, serta tak lupa
sholawat dan salam kepada junjungan Nabi besar Muhammad Swt atas petunjuk
dan risalahNya, yang telah membawa zaman kegelaapan ke zaman terang benderang.
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR…………………………………………………………….
DAFTAR ISI……………………………………………………………………...
BAB I PENDAHULUAN……….………………………………………………..
1.1.Latar Belakang...........................................................................................
BAB II
PEMBAHASAN………………………………………………………….
2.1. Pengertian Tutorial………………………………………………………...
2.2. Konsep Pembelajaran Tutorial……………………………………………
2.3. Fungsi Tutorial…………………………………………………………….
2.4.Tujuan Pembelajaran Tutorial…………………………………………….
2.5. Teknik Pembelajaran Tutorial……………………………………………
BAB III
PENUTUP……………………………………………………………….
3.1.KESIMPULAN……………………………………………………………
3.2. SARAN……………………………………………………………………
DAFTAR
PUSTAKA………………………………………………………………
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam era globalisasi yang semakin maju
ini, pendidikan sangat penting bagi anak-anak saat ini, pendidikan yang di
dalamnya terdapat proses belajar mengajar yang harus dilalui oleh seorang
siswa/mahasiswa ataupun guru/dosen. Guru/dosen sebagai salah satu sumber
belajar berkewajiban menyediakan lingkungan belajar yang kreatif bagi kegiatan
belajar anak didiknya
Proses pembelajaran bermutu tinggi
memerlukamasukan (input), proses dan lingkungan pembelajaran tertentu untuk
menghasilkan keluaran yang dikehendaki sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Berbicara tentang metode, sudah banyak metode pembelajaran yang diterapkan oleh
guru/dosen semata-mata untuk meningkatkan pemahaman siswa/mahasiswanya terhadap
. Dari berbagai macam metode tersebut seperti tutorial dll.
Tutorial adalah salah satu alternatif
yang dapat dicermati dalam usaha meningkatkan mutu pembelajaran. Tutorial akan
memberi kesempatan pengembangan proses pembelajaran yang dapat menjadi wahana
aktualisasi kreativitas dosen dan mahasiswa untuk menjadi pembelajar yang
sukses.
Tutorial akan memberi lingkungan
pembelajaran yang kondusif untuk pengembangan potensi mahasiswa dan dosen dalam
berbagai aspek Seperti lingkungan pembelajaran. Lingkungan pembelajaran yang
baik dapat terbentuk melalui fasilitas, dan dapat juga kombinasi dengan sistem
komunikasi yang erat antara mahasiswa dan dosen sebagai pembelajar yang
sama-sama belajar. Lingkungan pembelajaran tersebut dapat menjadi bagian
orientasi pengembangan program-program tutorial.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.
PENGERTIAN TUTORIAL
Tutorial atau tutoring adalah bantuan atau bimbingan
belajar yang bersifat akademik oleh tutor kepada siswa (tutee) untuk
membantu kelancaran proses belajar mandiri mahasiswa secara perorangan atau
kelompok berkaitan dengan materi ajar. Tutor adalah orang yang memberikan ilmu
kepada anak didik secara langsung, siswa lebih memahami konsep dan praktek
pendidikan non formal yang lebih baik.
Program tutorial pada dasarnya sama dengan program
bimbingan, yang bertujuan memberikan bantuan kepada siswa agar dapat mencapai
hasil belajar secara optimal kegiatan tutorial ini memang sangat dibutuhkan
sebab siswa dibimbing melaksanakan kegiatan belajar mandiri yang
bersumber dari modul-modul dalam bidang studi tertentu itu sebabnya kegiatan
ini sering dikaitkan dengan program pembelajaran modular. System pembalajarn
ini direalisasikan dalam berbagai bentuk yakni pusat belajar modular, program
pembinaan jarak jauh, dan system belajar jarak jauh.
2.2. KONSEP PEMBELAJARAN TUTORIAL
Tutorial
didefinisikan sebagai bentuk pembelajaran khusus dengan pembimbing yang
terkualifikasi penggunaan migro computer untuk tutorial pembelajaran. Tutorial
dengan metode alternative di antaranya bacaan, demonstrasi, penemuan bacaan
atau pengalaman yang membutuhkan respons secara forbal dan tulisan serta
adanya ujian.
Berangkat
dari penjelasan di atas, dapat dijelaskan bahwa tutorial adalah bimbingan
pembelajaran dalam bentuk pemberian arahan, bantuan, petunjuk, dan motivasi
agar para siswa belajar secara efisien dan efektif. Pemberian bantuan bererti
membantu siswa dalam mempelajari materi pelajaran. Petunjuk bererti memberikan
informasi tentang cara belajar secara efisien dan efektif arahan berarti
mengarahkan para siswa untuk mencapai tujan masing-masing. Motivasi berarti menggerakkan
kegiatan para siswa dalam mempelajari materi, mengerjaka tugas-tugas, dan
mengikuti penilaian bimbingan berarti membantu para siswa memcahkan
masalah-masalah belajar.
Program tutorial merupakan proram pembelajaran yang
digunakan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan software berupa program
computer yang berisi materi pelajaran dan soal-soal latihan. Perekembangan
teknologi computer membawah banyak perubahan pada sebuah program pembelajaran
yang seharusnya didesain terutama pada upaya menjadikan teknologi ini mampu
merekayasa keadaan sesungguhnya. Penekanannya terletak pada upaya yang
berkesinambungan untuk memaksimalkan aktivitas pembelajaran sebagai interaksi
kognitif antara siswa, materi pelajaran, dan perangkat computer yang telah
deprogram.
2.3. FUNGSI TUTORIAL:
1. Kurikuler, Yakni sebagai pelaksana
kurikulum sebagaimana telah dibutuhkan bagi masing-masing model dan
mengomunikasikannya kepada siswa
2. Pembelajaran yakni melaksanakan proses
pembelajaran agar para siswa aktif belajar mandiri melalui program interaktif
yang telah dirancang dan ditetapkan
3. Diagnosis-bimbingan, Yakni membantu para
sisiwa yang mengalami kesalahan, kekeliruan, kelambanan, masalah dalam
pembelajaran berbasis computer berdasarkan hasil penilaian, baik formatif
maupun sumatif, sehingga siswa mampu membimbing diri sendiri
4. Administratif, Yakni melaksananakan
pencatatan, pelaporan, penilaian, dan teknis administratif lainnya sesuai
dengan tuntutan program CBI.
5. Personal, Yakni memberikan keteladanan
kepada siswa seperti penguasaan mengorganisasikan materi, cara belajar, sikap
dan perilaku yang secara tak menggugah motivasi belajar mandiri dan motif
berprestasi yang tinggi.
2.4. TUJUAN
PEMBELAJARAN TUTORIAL
1. Tujuan
Pembelajaran Tutorial
Untuk meningkatkan penguasaan pengetahuan para siswa
sesuai dengan yang dimuat Dalam software pembelajaran: melakukan usaha-usaha
pengayaan materi yang relevan
Untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa
tentang cara memecahkan masalah, mengatasi kesulitan atau hambatan agar mampu
membimbing diri sendiri Menerapkan pada masing-masing CBI yang sedang
dipelajari.
Berdasarkan uraian di atas, dapat diambil benang
merahnya bahwa pembelajaran tutorial bertujuan untuk memberiakan “kepuasan”
atau pemahaman secara tuntas (mastery learning) kepada siswa mengenai
materi/bahan pelajaran yang sedang dipelajari. Terdapat beberapa hal yang
menjadi identitas dari tutorial, yaitu pengenalan, penyajian informasi,
pertanyaan dan respons jawaban, penilaian respons, pemberian umpan balik
tentang respons, pembetulan, segmen pengaturan pembelajaran, dan penutup.
Secara sederhana pola-pola pengoperasiannya dalam
pembelajaran CAI model tutorial dapat dilihat sebagai berikut:
1. Komputer
menyajikan materi
2. Siswa
memberikan respon
3. Respon
siswa dievaluasi oleh komputer dengan orientasi siswa pada arah siswa
dalam menempuh presentasi berikutnya
4. Melanjutkan
atau mengulangi tahapan sebelumnya Dalam merancang interaksi yang berbentuk
tutorial, saat atau setelah menyampaikan materi biasanya diikuti dengan
pemberian soal atau latihan serta kasus.
Tahapan atau
langkah-langkah pembelajaran berbasis computer model tutorial adalah
sebagai berikut :
a. Penyajian informasi ( presentation of
information), yaitu berupa materi pelajaran yang akan di pelajari siswa
b. Pertanyaan dan respons (questation of
responses) yaitu, berupa soal-soal latihan yang harusdikerjakan siswa
c. Penialian respons (judging of responses),
yaitu computer akan memberikan respons terhadap kinerja dan jawaban siswa
d. Pemberian balikan renspons (providing
feedback about respons), yaitu setelah selesa, program akan memberikan balikan.
Apakah telah sukses/ berhasil atau harus mengulang.
e. Pengulangan (remediation)
f. Segmen pengaturan pembelajaran( sequencing
lesson segment).
2.5. TEKNIK PEMBELAJARAN TUTORIAL
Banyak teknik yang dapat dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran tutorial diantaranya :
a. Tutorial Individu (TI)
Metode itu dianggap metode belajar yang ideal, karena satu orang Tutor berhadapan dengan satu orang siswa. Metode itu memiliki metode lainnya, terutama dalam hal pengembangan keterampilan dan pengetahuan konseptual. Pada kenyataannya, metode itu jarang dilaksanakan sebab banyaknya tujuan menyebabkan perlunya kehadiran siswa-siswa lainnya dan interaksi di antara mereka.
b. Tutorial Kelompok (TK)
Pada dasarnya tutorial berdasarkan pada hubungan antara satu orang guru dengan satu orang siswa. Namun dewasa ini sudah mulai umum dilaksanakan tutorial kelompok, dimana satu orang guru membimbing sekelompok siswa yang terdiri dari lima atau tujuh orang siswa sekaligus pada waktu yang sama. Dengan teknik itu, sebenarnya tidak banyak berbeda dengan pengajaran kelas. Pendekatan tutorial kelompok lebih menitikberatkan pada kegiatan bimbingan individu – individu dalam kelompok.
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Tutorial (tutoring) adalah bantuan atau
bimbingan belajar yang bersifat akademik oleh tutor kepada mahasiswa (tutee)
untuk membantu kelancaran proses belajar mandiri mahasiswa secara perorangan
atau kelompok berkaitan dengan materi ajar. Tutorial adalah salah satu cara
pembelajaran kelompok kecil yang paling lazim dilaksanakan.
Pembelajaran tutorial juga memiliki
keunggulan dan kelemahan didalam prosesnya tapi untuk mengatasi hal tersebut
maka seorang tutor sangat memerlukan berbagai macam cara / modus dalam
pembelajarannya serta identitas dari tutorial itu sendiri dengan menggunakan
berbagai langkah-langkah yang bisa meningkatkan keefektifan metode proses
pembelajaran tutorial tersebut. Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh jika
seorang tutor sangat memahami dan mengerti akan perannya dalam proses
pembelajaran tutorial ini.
3.2. Saran
Proses pembelajaran tutorial ini akan sangat efektif dan bermanfaat bagi
kedua belah pihak antara mahasiswa dan dosennya jika dilakukan dengan baik dan
dengan cara yang benar pula. Untuk itu diperlukan adanya rasa tanggung jawab
dan saling bekerja sama untuk mendapatkan hasil yang optimal pula. Sekian dan
terima kasih.
DAFTAR PUSTAKA
Dr. Rusman, M.pd., Model-Model Pembelajaran pengembangan Profesionalisme
Guru Edisi kedua ( Jakarta : Rajawali pers),2016